Showing posts with label PONDASI. Show all posts
Showing posts with label PONDASI. Show all posts

Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam

Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam

Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam pada bangunan rumah saya dalam tahap pengerjaan oleh empat orang pekerja. Jumlah total Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam ada 16 buah dengan ukuran 1 meter x 1 meter ada 8 buah dan ukuran 75 cm x 75 cm ada 8 buah juga. Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam membutuhkan bahan material yang wajib kita siapkan antara lain :
  1. Pasir kasar saya siapkan 1 mobil truk dengan bak papan isi kisaran 5 M³ dengan harga Rp 600.000
  2. Semen saya siapkan 20 zak isi 50 Kg waktu itu menggunakan merek Holcim harga per zak masih Rp 58.000
  3. Batu split atau koral saya siapakan 2 M³ harga per M³ kisaran Rp 250.000
  4. Air secukupnya.
Pemasangan-dan-Pengecoran-Pondasi-Cakar-Ayam
Tapak Cakar Ayam yang sudah di cor
Proses Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam memakan banyak sekali material semen, untuk ukuran tapak pondasi yang      1 m x 1 m hampir menghabiskan 1 zak semen. Jadi perkiraan saya untuk 16 titik Pondasi Cakar Ayam akan menghabiskan minimal 12 zak semen. Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam juga membutuhkan waktu yang cukup lama berbeda dengan pemasangan Pondasi Batu Kali.
Hal yang saya amati dari cara kerja para tukangnya pada saat sebelum Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam. Mereka menentukan titik Nol dan siku antar sudut, setelah titik-titik nol ditemukan mereka memastikan kesikuan antara sudutnya. Tak jarang mereka harus menggali lebih dalam lagi lubang tempat Pondasi Cakar Ayam karena ternyata titik nol belum didapatkan. Para tukang dan pekerja membutuhkan waktu satu hari untuk menyetting tempat Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam.
Alasan saya kenapa menggunakan atau melakukan Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam di setiap titik dan sudut pondasi karena rencananya bangunan yang akan didirikan memiliki 2 lantai  dengan luas (10 m x 10 m) + (3 m x 2 m) + (3 m x 4 m) = 118 m². Dan jenis ukuran pondasi berbeda dikarenakan situasi dan kondisi dilapangan dimana tanah kavlingan antara batas samping kanan, samping kiri dan belakang habis makanya menggunakan rangka besi tapak cakar ayam ukuran 75 cm x 75 cm dan pada titik Pondasi bagian tengah bangunan menggunakan ukuran 1 m x 1 m untuk tulangan besi pondasi cakar ayam saya menggunakan besi ukuran cas Ø 10 mm.
Pemasangan dan Pengecoran Pondasi Cakar Ayam akhirnya selesai dalam 4 hari kerja

sumber : http://satriamadangkara.com/pemasangan-dan-pengecoran-pondasi-cakar-ayam/#ixzz2IklbgeZe

 

Jenis-Jenis Pondasi


Jenis-Jenis Pondasi

1. PONDASI BATU KALI

pondasi batu kali

Pondasi ini digunakan pada bangunan sederhana yang kondisi tanah aslinya cukup baik. Biasanya kedalaman pondasi ini antara 60 - 80 cm. Dengan lebar tapak sama dengan tingginya.
Kebutuhan bahan baku untuk pondasi ini adalah :
- Batu belah (batu kali/guning)
- Pasir pasang
- Semen PC (abu-abu).

Kelebihan :

  • Pelaksanaan pondasi mudah
  • Waktu pengerjaan pondasi cepat
  • Batu belah mudah didapat, (khususnya pulau jawa)

 Kekurangan :

  • Batu belah di daerah tertentu sulit dicari
  • Membuat pondasi ini memerlukan cost besar (bila sesuai kondisi pertama)
  • Pondasi ini memerlukan biaya lebih mahal jika untuk rumah bertingkat.

2. PONDASI TAPAK (FOOT PLATE) 

pondasi tapak
Pondasi yang biasa digunakan untuk bangunan bertingkat atau bangunan di atas tanah lembek. Pondasi ini terbuat dari beton bertulang dan letaknya tepat di bawah kolom/tiang dan kedalamannya sampai pada tanah keras.
Pondasi tapak ini dapat dikombinasikan dengan pondasi batu belah/kali. Pengaplikasiannya juga dapat langsung menggunakan sloof beton dengan dimensi  tertentu untuk kepentingan pemasangan dinding. Pondasi ini juga dapat dipersiapkan untuk bangunan di tanah sempit yang akan dikembangkan ke atas.
Kebutuhan Bahannya adalah:
- Batu pecah / split (2/3)
- Pasir beton
- Semen PC
- Besi beton
- Papan kayu sebagai bekisting (papan cetakan)

Kelebihan :

  • Pondasi ini lebih murah bila dihitung dari sisi biaya
  • Galian tanah lebih sedikit (hanya pada kolom struktur saja)
  • Untuk bangunan bertingkat penggunaan pondasi foot plate lebih handal daripadapondasi batu belah.

Kekurangan :

  • Harus dipersiapkan bekisting atau cetakan terlebih dulu (Persiapan lebih lama).
  • Diperlukan waktu pengerjaan lebih lama (harus menunggu beton kering/ sesuai umur beton).
  • Tidak semua tukang bisa mengerjakannya.
  • Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur.
  • Pekerjaan rangka besi dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah.

3. PONDASI PELAT BETON LAJUR

Pondasi pelat beton lajur atau jalur digunakan bila luas penampang yang menggunakanpondasi pelat setempat terlalu besar. Karena itu luas penampang tersebut dibagi dengan cara memanjangkan lajur agar tidak terlalu melebar
Pondasi ini lebih kuat jika dibanding dua jenis pondasi dangkal lainnya. Ini disebabkan seluruhnya terbuat dari beton bertulang. Harganya lebih murah dibandingkan dengan pondasibatu kali untuk bangunan rumah bertingkat.
Ukuran lebar pondasi pelat lajur sama dengan lebar bawah pondasi batu kali, yaitu 70 - 120 cm. Ini disebabkan fungsi pondasi pelat lajur adalah menggantikan pondasi batu belah bila batu belah sulit didapat, atau memang sudah ada rencana pengembangan rumah ke atas.

Kelebihan :

  • Pondasi ini lebih murah bila dihitung dari sisi biaya.
  • Galian tanah lebih sedikit karena hanya berada di titik yang terdapat kolom strukturnya.
  • Penggunaannya pada bangunan bertingkat lebih handal dibanding pondasi batu belah, baik sebagai penopang beban vertikal maupun gaya horizontal seperti gempa, angin, ledakan dan lain-lain

 Kekurangan :

  • Harus dipersiapkan bekisting atau cetakan terlebih dulu (Persiapan lebih lama).
  • Diperlukan waktu pengerjaan lebih lama (harus menunggu beton kering/ sesuai umur beton).
  • Tidak semua tukang bisa mengerjakannya.
  • Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur.
  • Pekerjaan rangka besi dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah. 

4. PONDASI SUMURAN

pondasi sumuran
Pondasi sumuran adalah jenis pondasi dalam yang dicor di tempat dengan menggunakan komponen beton dan batu belah sebagai pengisinya. Disebut pondasi sumuran karenapondasi ini dimulai dengan menggali tanah berdiameter  60 - 80 cm seperti menggali sumur. Kedalaman pondasi ini dapat mencapai 8 meter.
Pada bagian atas pondasi yang mendekati sloof, diberi pembesian untuk mengikat sloof.Pondasi jenis ini digunakan bila lokasi pembangunannya jauh sehingga tidak memungkinkan dilakukan transportasi untuk mengangkut tiang pancang.
Walaupun lokasi pembangunan memungkinkan, pondasi jenis ini jarang digunakan. Selain boros adukan beton, penyebab lainnya adalah sulit dilakukan pengontrolan hasil cor beton di tempat yang dalam.

Kelebihan :

  • Alternatif penggunaan pondasi dalam, jika material batu banyak dan bila tidak dimungkinkan pengangkutan tiang pancang.
  • Tidak diperlukan alat berat.
  • Biayanya lebih murah untuk tempat tertentu.

 Kekurangan :

  • Bagian dalam dari hasil pasangan pondasi tidak dapat di kontrol (Karena batu dan adukan dilempar/ dituang dari atas)
  • Pemakaian bahan boros.
  • Tidak tahan terhadap gaya horizontal (karena tidak ada tulangan).
  • Untuk tanah lumpur, pondasi ini sangat sulit digunakan karena susah dalam menggalinya.

5. PONDASI STRAUSS PILE ATAU BORED PILE

6. PONDASI TIANG PANCANG

Pondasi Cakar Ayam


Pondasi Cakar Ayam, 

The Original

Judulnya aneh… kok ada pondasi original?? Memangnya ada yang palsu?? Hehe.. itu cuma permainan istilah saja. Mari kita tengkok, sejauh mana pengetahuan kita tentang Pondasi Cakar Ayam?
Jika mendengar istilah pondasi Cakar Ayam, sebagian besar dari kita (baca: penikmat dunia teknik sipil) akan mengarahkan pikiran kita ke bentuk pondasi seperti di bawah ini
pondasi tapak   shallow foundation  
spread footing
Padahal… di dalam buku teks (text book) manapun tidak pernah sama sekali digunakan istilah Pondasi Cakar Ayam. Jangan sampai anda menjadi penasaran, kemudian mengetikkan kata “Chicken Scratch Foundation” pada Google. :D :D Tapi.. sebenarnya teori dasar mengenai Pondasi Cakar Ayam sudah diperkenalkan di text book.
Istilah “Pondasi Cakar Ayam” memang asli hasil karya seorang professor dan insinyur lokal…  Prof Dr Ir Sedijatmo sekitar tahun 1961-1962. Dan… Pondasi Cakar Ayam yang asli sangat jauh bentuk dan rupanya dengan gambar di atas. Menurut Wikipedia:
Pondasi cakar ayam terdiri dari plat beton bertulang yang relatif tipis yang didukung oleh buis-buis beton bertulang yang dipasang vertikal dan disatukan secara monolit dengan plat beton pada jarak 200-250 cm. Tebal pelat beton berkisar antara 10-20 cm, sedang pipa-buis beton bertulang berdiameter 120 cm, tebal 8 cm dan panjang berkisar 150-250 cm. Buis-buis beton ini gunanya untuk pengaku pelat. Dalam mendukung beban bangunan, pelat buis beton dan tanah yang terkurung di dalam pondasi bekerjasama, sehingga menciptakan suatu siatem komposit yang di dalam cara bekerjanya secara keseluruhan akan identik dengan pondasi rakit ralft foundation.
Nah lho… jadi? Bagaimana sebenarnya wujud Pondasi Cakar Ayam itu? Kalo anda rajin buka Google, anda mungkin akan menemukan gambar-gambar sebagai berikut:
cakar ayam modifikasi   cakar ayam pondasi 01   cakar ayam pondasi 02   cakar ayam pondasi 03   cakar ayam pondasi 11   pondasi cakar ayam 12
Beda banget kan?… Jadi.. istilah “cakar ayam” yang sebenarnya sudah mengalami pergantian makna. :) Pondasi Cakar Ayam versi (maaf) tukang, di dalam text book sebenarnya sangat familiar dikenal dengan istilah “pondasi tapak”, atau “pondasi setempat”, atau “spread footing”, atau “rectangular/square footing”, yang termasuk ke dalam jenis pondasi dangkal (shallow foundation).
Sementara pondasi Cakar Ayam yang asli… saya lupa referensinya, tapi dia termasuk pondasi menengah (antara dangkal dan dalam). Beberapa orang malah menyebut Pondasi Cakar Ayam dengan sebutan Pondasi Sumuran, atau Pondasi Kaison, alias Caisson Foundation. Naah.. kalo Caisson ini memang ada beberapa text book yang memasukkannya ke dalam bagian Drilled Shaft Foundation alias Bored Pile. Misalnya Braja M. Das dan Bowles. Tapi, Pondasi Cakar Ayam sebenarnya merupakan perpaduan cantik antara Drilled Foundation dengan Mat atau Raft Foundation.
Jadi… jika anda seorang engineer yang sangat familiar dengan text book dan teori, kemudian diminta mendesain sebuah Pondasi Cakar Ayam, pastikan dulu.. Pondasi Cakar Ayamnya yang original atau yang crispy..

[semoga bermanfaat]
BY : http://duniatekniksipil.web.id/1319/pondasi-cakar-ayam-the-original/