Showing posts with label DESAIN. Show all posts
Showing posts with label DESAIN. Show all posts

Interior Rumah Minimalis

Interior Rumah Minimalis

Tips Memilih Interior Rumah Minimalis

Desain rumah minimalis sangat sesuai diaplikasikan bagi Anda yang memiliki ritme aktifitas cukup tinggi maupun yang menyukai gaya hidup serba praktis. Desain rumah minimalis yang simpel dan serba praktis memberikan kemudahan bagi Anda saat merawat serta membersihkannya. Yang tidak kalah menariknya, desain rumah minimalis juga bisa menghemat biaya dan menjadi alternatif desain rumah bagi Anda yang tinggal di kota besar dengan lahan yang terbatas.
kamar tidur minimalis
Desain rumah minimalis akan semakin terlihat menarik bila diimbangi dengan penataan interior rumah yang baik. Penataan interior harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

Pertama, pemilihan furnitur dan ornamen. Gunakan furnitur dan ornamen yang berbentuk geometri. Hindari memajang furnitur atau ornamen yang terlalu banyak detail. Pilihlah yang bentuknya simpel namun tetap menarik. Perhatikan pula ukurannya. Sesuaikan ukuran furnitur dan ornamen dengan luas ruangan. Agar rumah minimalis Anda tidak terkesan sumpek, jangan memasang banyak furnitur dalam suatu ruangan. Optimalkan keberadaan furnitur tersebut dengan menggunakan furnitur yang multifungsi. Untuk teralis dan railing tangga, pilihlah yang motifnya simpel.
 Misalnya berupa perpaduan antara garis vertikal dan horizontal. Sebagai penutup jendela, Anda bisa menggunakan basic blind atau roller. Sedangkan lampu, ada beberapa alternatif yang bisa Anda pilih. Di antaranya model lampu sembunyi, down light, ataupun lampu gantung.

Kedua, pemilihan warna. Pastikan setiap aksesori dan furnitur yang Anda gunakan serasi dengan konsep ruangan. Demikian pula dengan warnanya. Pilihlah warna-warna yang serasi antara ornamen, furnitur, maupun aksesori lain dalam ruangan. Untuk kusen jendela dan pintu sebaiknya Anda menggunakan warna-warna gelap dan tanpa profil.

Ketiga, optimalkan tempat penyimpanan. Untuk mendapatkan kesan rumah minimalis yang rapi dan bersih, hindari memajang barang-barang seperti buku dan mainan di tempat terbuka. Pastikan barang-barang tadi bisa masuk ke dalam rak atau lemari. Untuk mensiasati keterbatasan tempat, Anda bisa mengoptimalkan tempat penyimpanan. Misalnya dengan membuat rak di kolong tempat tidur, lemari di bawah tangga dan di bawah wastafel, atau di sudut-sudut rumah yang tidak terpakai.

 

mendesain ruangan dalam bangunan


Prinsip mendesain ruangan dalam bangunan

Sebelumnya perlu kita ketahui kenapa kita harus mengatur ruang-ruang yang ada dalambangunan gedungSebuah bangunan dibuat dalam rangka untuk mengakomodasi segala kegiatan dari penghuni rumah/ bangunan. Kegiatan tersebut bisa jadi merupakan kegiatan bagi manusia, tapi tidak menutup kemungkinan bila kegiatan/ aktivitas tersebut dilakukan atau diperuntukkan bagi hewan, benda mati ataupun  mesin-mesin produksi.
Kegiatan yang berlangsung dalam sebuah bangunan bersifat heterogen, tergantung dari tingakat kerahasiaan, aturan yang berlaku, tingkat kenyamanan dll. Untuk memenuhinya maka ruang-ruang dalam bangunan perlu diatur supaya aktifitas yang berlangsung dalambangunan tersebut dapat berjalan dengan optimal.

Untuk mengatur ruang-ruang dalam bangunan, yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan adalah :


  1. Tentukan jenis kegiatan yang akan dilakukan dalam bangunan tersebut
  2. Tentukan kebutuhan ukuran ruang yang diperlukan untuk melakukan kegiatan tersebut
  3. Tentukan tingkat hubungan antar ruang.
  4. Tentukan urutan untuk mencapainya.
  5. Tentukan perletakkannya.
  6. Buat gambar denah ruangan.
Keterangan dari rincian di atas adalah :

1. Menentukan jenis kegiatan :

A. Fungsi bangunan rumah tinggal :

  • Ruang Tamu
  • Ruang Duduk
  • Ruang Tidur
  • Ruang Makan
  • Dapur
  • Kamar mandi / WC

B. Fungsi Bangunan, Rental Play Station / warnet

  • Ruang Game / User internet
  • Ruang Kasir
  • Kamar mandi / WC

C. Fungsi Bangunan Rumah Sakit DLL

Jenis Ruangan tersebut dianalisis berdasarkan fungsi global dari bangunan.

2. Menentukan Kebutuhan Ukuran Ruang :

  • Ukuran ruang dapat ditentukan dari ukuran ruang sejenis yang pernah ada sebelumnya. Namun juga bisa dianalisis sendiri berdasarkan kegiatan yang akan dilakukan.
  • Ukuran ruang tiap individu tidak dapat disamaratakan, tergantung dari berbagai latar belakang pribadi yang menempati ruang tersebut. (misal ukuran kamar mandi akan berbeda-beda tergantung dari selera dan budget yang dimiliki)

3. Menentukan Tingkat Hubungan Antar Ruang.

Tingkat hubungan antar ruang
Tingkat hubungan antar ruang
  • Hubungan antar ruang bisa sangat dekat/ intim, dan bisa juga sangat jauh (terutama jika aktifitas dalam satu ruang mengganggu aktifitas ruang lain)
  • Tingkat hubungan antar ruang tidak pernah tetap (selalu berubah) tergantung dari selera penghuninya.

4. Menentukan Urutan pencapaian ruang 

Agar dapat terjangkau secara optimal, maka perlu ditentukan urutan pencapaian antar ruang yang ada dalam bangunan, urutan ini dapat satu persatu atau dapat juga secara bersamaan.

Urutan pencapaian ruang
Urutan pencapaian ruang

5. Menentukan Lokasi Perletakan Ruang

Berdasarkan bentuk dan ukuran lahan yang akan dibangun, perlu ditetapkan lokasi ruang, penetapannya dengan mempertimbangkan aspek-aspek dari item di atas.

Menentukan lokasi perletakan ruang
Menentukan lokasi perletakan ruang

6. Membuat Denah Ruang

Berdasarkan zona ruang pada lahan, maka dibuatlah denah ruang dengan mempertimbangkan aspek-aspek kenyamanan, estetika, dll.
Denah ruang
Denah ruang