Showing posts with label CARA. Show all posts
Showing posts with label CARA. Show all posts

Cara pengawetan kayu bahan bangunan

Cara pengawetan kayu bahan bangunan

Sebuah konstruksi kayu yang kokoh perlu dihitung secara teliti dalam perencanaanya agar dapat diketahui dimensi kayu yang kuat serta ekonomis, struktur kayu yang kuat belum tentu bertahan lama jika tidak dilakukan pengawetan kayu sebelum dipasang maupun masa perawatan, hal ini tentu dapat menyebabkan pengeluaran biaya ganda untuk sebuah bagunan, berikut ini beberapa cara pengawetan kayu yang mungkin bisa dilakukan.
cara pengawetan kayu adalah:


Pengawetan kayu dengan Cara Pemulasan dan penyemprotan

Cara pengawetan yang paling sederhana dan menghasilkan pengawetan yang kurang baik karena van pengawet yang masuk dan diam pada kayu hanya sedikit serta van pengawet mudah luntur. Keuntungannya hádala : alat yang digunakan sederhana, mudah penggunaannya dan murah. Dianjurkan hanya dipakai sementara, serangan perusak kayu tidak ganas dan untuk pengawetan kayu yang sudah terpasang. Contohnya memberi lapisan cat pada kayu, melabur kayu dengan ter, dll.
Pengawetan kayu dengan Cara Rendaman

Kayu direndam dalam bak larutan bahan pengawet yang telah ditentukan kepekatannya selama beberapa hari. Kayu harus terendam semua.
Ada tiga cara pengawetan dengan rendaman, yaitu : rendaman dingin, rendaman panas dan rendaman panas-dingin.
Bahan pengawet yang digunakan berupa garam.
Keuntungannya : Penetrasi dan retensi van pengawet lebih banyak, kayu dalam jumlah banyak dapat diawetkan bersama, larutan dapat digunakan berulangkali.
Adapun keruguian pengawetan kayu dengan cara rendaman adalah :waktunya lama terutama rendaman dingin, peralatannya mudah kena karat, pada proses rendaman panas kayu dapat terbakar dan kayu basah sulit diawetkan dengan cara ini.
Pengawetan kayu dengan Cara Tekanan dan vakum (cara modern)
Keuntungannya : penetrasi dan retensi bahan pengawet tinggi sekali, waktunya singkat dan dapat mengawetkan kayu basah atau kering.
Kerugiannya adalah : biayanya mahal, perlu ketelitian tinggi dan hanya digunakan untuk perusahaan komersiil.
Menurut cara kerjanya, proses ini dibagi menjadi :
  1. Proses sel penuh, dimana pada proses ini bahan pengawet mengisi seluruh lumen sel kayu.  Metode sel penuh ada 2 cara yaitu metode bethel dan Bernett.
  2. Proses sel kosong, yaitu bahan pengawet hanya mengisi ruang antar sel kayu. Ada dua cara yaitu cara Rueping, menggunakan tekanan awal 4 atmosphere dinaikkan sampai dengan 8 atm. Cara kedua yaitu cara Lawry menggunakan tekanan awal 7 atm.
Urutan cara kerja proses sel penuh, yaitu :
  1. Kayu dimasukkan ke dalam tangki tertutup rapat.
  2. Dilakukan pengisapan udara (vakum) dalam tangki dengan tekanan 60 cm/Hg ± 90 menit.
  1. Sambil divakum, bahan pengawet dimasukkan ke tangki sampai penuh.
  2. Setelah tangki penuh, vakum dihentikan diganti dengan proses tekanan ± 8 – 15 atmosphere ± 2 jam
  1. Tekanan dihentikan, bahan pengawet dikeluarkan
  2. Dilakukan vakum terakhir ± 40 cm/Hg ± 10 menit untuk membersihkan permukaan kayu dari bahan pengawet.
Urutan cara verja proses sel kosong :
  1. Kayu dimasukkan ke tangki tertutup rapat.
  2. Langsung diberi tekanan ke dalam tangki ± 4 atmosphere ± 10 – 20 menit.
  3. Bahan pengawet dimasukkan ke dalam tangki sampai penuh.
  4. Tekanan ditingkatkan sampai 7-8 atmosphere selama 2 jam.
  5. Tekanan dihentikan, bahan pengawet dikeluarkan
  6. Dilakukan vakum terakhir ± 60 cm/Hg ± 10 menit untuk membersihkan permukaan kayu dari bahan pengawet.
begitulah kurang lebih cara pengawetan kayu sebagai bahan bangunan, jika ada trik dan tips lain bisa dimasukan dibawah
http://www.ilmusipil.com/cara-pengawetan-kayu-bahan-bangunan
Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, Proyek, KONTRAKTOR, PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG dan JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, Urug Tanah. JASA : TUKANG, MANDOR, PEMBORONG, BANGUNAN, PROYEK, PROFESIONAL., AHLI, KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB = Hasil yang Terbaik

RUMUS BANGUNAN, MENGHITUNG VOLUME BANGUNAN

BERIKUT RUMUS YANG JUGA DI PAKAI DALAM MENGHITUNG VOLUME BANGUNAN/ RAB

Rumus - Rumus Bangun Ruang

Selain memiliki volume, sebuah bangun ruang juga memiliki luas. Bangun ruang yang selama ini kita kenal misalnya: Kubus, Balok (terkadang disebut dengan prisma tegak), silinder, kerucut, prisma segitiga, dll. Rumus - rumus bangun ruang di bawah ini bisa membantu kita untuk mengenal lebih jelas tentang bangun ruang yang ada di sekitar kita.
RUMUS - RUMUS BANGUN RUANG:


RUMUS - RUMUS BANGUN RUANG:
 


Rumus bangun ruang. Bangun ruang. Rumus bangun ruang lengkap. Rumus rumus bangun ruang. Rumus volume bangun ruang lengkap dan gambarnya. Rumus bangun datar dan bangun ruang. Rumus bangun datar dan bangun ruang lengkap.
Rumus bangun ruang dan gambarnya. Pengertian bangun ruang. Rumus bangun datar. Gambar bangun ruang. Bangun ruang dan rumusnya. Rumus bangun ruang balok. Macam macam bangun ruang dan rumusnya.
Rumus matematika bangun datar. Rumus bangun ruang lengkap dan gambarnya. Rumus matematika bangun ruang. Rumus tabung. Gambar bangun ruang dan rumusnya. Kumpulan rumus bangun ruang. Rumus balok.
Macam bangun ruang dan rumusnya. Rumus rumus bangun ruang lengkap. Rumus dan gambar bangun ruang. Contoh bangun ruang. Macam macam bangun ruang. Bangun datar dan rumusnya. Rumus bangun ruang dan bangun datar.
Rumus bangun ruang beserta gambarnya. Bangun datar. Tabel rumus bangun ruang. Macam macam prisma dan rumusnya. Rumus bangun ruang lengkap dengan gambarnya. Rumus bangun datar lengkap dan gambarnya. Gambar macam macam bangun ruang.
Rumus luas bangun ruang. Rumus macam macam bangun ruang. Rumus ruang bangun. Kumpulan rumus rumus bangun ruang. Gambar bangun prisma. Kumpulan rumus bangun datar. Gambar gambar bangun ruang dan bangun datar beserta rumusnya.
Rumus bangun ruang prisma. Rumus segitiga balok kubus lingkaran. Rumus rumus bangun datar dan bangun ruang lengkap. Artikel bangun ruang. Bangun ruang beserta rumusnya. Bentuk bentuk bangun ruang. Rumus rumus bangun datar dan bangun ruang.
Gambar bangun ruang dan rumus nya. Rumus bangun ruang matematika. Bangun ruang dan bangun datar beserta rumusnya. Bangun datar dan bangun ruang beserta rumusnya. Kumpulan rumus bangun ruang matematika. Gambar dan rumus bangun ruang dan bangun datar. Rumus bangun ruang silinder.
Berbagai macam bangun ruang. Gambar bangun kerucut. Artikel rumus bangun ruang. Matematika bangun datar dan rumus. Rumus volume bangun ruang prisma segitiga. Bangun datar dan bangun ruang. Rumus rumus bangun ruang dan gambar.
Bangun ruang dan rumus rumusnya. Rumus/gambar prisma. Tabel rumus bangun datar. Macam macam bangun datar. Bidang ruang. Rumus dan volume bangun ruang. Gambar rumus bidang datar.
Gambar rumus bangun ruang. Gambar bangun datar dengan rumusnya. Macam gambar bangun ruang dan rumus. Bentuk prisma tegak segitiga. Bangun ruang dan rumusnya 10(tabel). Rumus2 bangun ruang. Rumus lengkap bangun ruang.
Gambar bangun datar. Rumus bangun datar dan ruang datar. Bangunan ruang dan rumusnya. Tabel rumusbangun ruang. Rumus volume bangun. R mus bangun datar & bangun ruang. Macam macam bangun datar dan bangun ruang.
Rumus bangun datar dan bangun ruang beserta gambarnya. Rumus dan gambar bangun datar (kerucut tabung). Rumus bangun ruang prisma segitiga. Rumus rumus bangun. Rumus volume bangun datar. Rumus dan gambar tabung. Luas bangun ruang.
Rumus bangun ruang dan bangun datar lengkap. Rumus matematika bangun ruang dan gambarnya. Gambar bangun ruang lengkap. Rumus bangunan. Gambar bangun ruang di matematika lengkap. Macam rumus matematika. Macam macam bentuk bangun ruang.
Gambar rumus matematika kerucut. Rumus rumus.

RAB SLOOF 15/20

Gambar sloof disamping, pertama-tama hitung total panjang sloof, misal didapat 85 meter, kemudian cari volume yaitu 0,2 m x 0,15 m x 85 m = 2,55 m3.
Untuk menghitung kebutuhan material sloof ada 3 item pekerjaan yaitu : Material beton, material besi, material begesting.

a. Beton campuran dg mutu K 150
Untuk mutu beton ada beberapa macam mulai dari B0,K100,K 125,K 150,K175,K 225,K 300.
Disini penulis menggunakan mutu beton K 150, krn untuk pembuatan beton dengan cara manual lebih mudah mencapai K 150, sedangkan untuk mutu diatasnya harus dengan pengawasan yg teliti.
Kebutuhan Material :
1. semen = 2,55 m3 x 299 kg = 762,45 kg ( pc 40 kg = 19,06 zak).
2. Pasir = 2,55 m3 x 799 kg = 2.037,45 kg (Bj =1,6) = 1,3 m3
3. Krikil = 2,55 m3 x 1.017 kg = 2.593,35 kg (Bj = 1,9)= 1,4 m3


Kebutuhan Tenaga :
1. Pekerja = 2,55 m3 x 1,65 = 4,21 OH
2. Tukang = 2,55 m3 x 0,275= 0,7 OH
3. Kep.Tukang = 2,55 m3 x 0,03 = 0,08 OH
4. Mandor = 2,55 m3 x 0,083 = 0,212 OH

b. Pembesian (perhitungan dg besi polos)
KebutuhanMaterial :
1. Tulangan pokok 4 d 10.
Pajang total sloof 85 meter
Besi beton yang diperlukan 4 bh x 85 meter = 340 meter /12 meter (panjang 1 batang besi beton standar 12 meter) = 28,33batang atau 28,33 batang x 7,4 kg = 209,7 kg.
2. Tulangan begel/pembagi d 8 – 15
Panjang Total sloof 85 meter
Jumlah begel yg diperlukan 85/0,15 = 566,7 =567 bh.
Panjang 1 bh besi begel = {(2x15)+(2x20)}-{(2x2)+(2x2)}+5cm = 67 cm.
Angka 15 cm adalah lebar sloof atas bawah, 20 cm tinggi sloof kiri kanan , 2 cm selimut beton atas bawah kiri kanan, 5 cm pembengkokan ujung.
Total kebutuhan panjang besi untuk begel = 567 bh x 0,67 m = 379,9=380 meter/12 = 32 batang x 4,74 kg = 151,7 = 152 kg.
Total kebutuhan besi beton untuk membuat sloof sepanjang 85 meter = 209,7 kg + 152 kg = 361,7 kg Kebutuhan kawat bindrat 10% dari berat besi beton = 3,61 kg = 4 kg.
Kebutuhan Tenaga :
1. Pekerja = 361,7 kg x 0,007 = 2,5 OH.
2. Tukang = 361,7 kg x 0,0007 = 0,25 OH
3. Kep.Tukang = 361,7 kg x 0,00007 = 0,025OH
4. Mandor = 361,7 kg x 0,0004 = 0,145 OH

c. Begesting.
Kebutuhan Material :
Luas begesting = (85 m x 0,2 m)x 2 = 34 m2
Kebutuhan Material :
1. Papan 2/20x3m = 34 x 1,7 lbr = 57,8 lbr
2. Paku 2”-5” = 34 x 0,3 kg = 10,2 kg
Untuk material papan dari kebutuhan 57,8 lbr, tidak harus dipenuhi semua cukup 50% dari kebutuhan total, karna pengerjaan sloof biasanya tidak dikerjakan serentak, sehingga papan yg sudah dipakai dapat digunakan kembali.
Kebutuhan Tenaga :
1. Pekerja = 34 m2 x 0,52 OH = 17,68 OH
2. Tukang = 34 m2 x 0,26 OH = 8,84 OH
3. Kep.Tukang = 34 m2 x 0,026 OH = 0,884OH
4. Mandor = 34 m2 x 0,026 OH = 0,884OH

Total kebutuhan untuk membuat sloof sepanjang 85 meter :
Material :
1. PC (semen 40 kg/zak) = 19 zak .
2. Pasir = 2.037,45 kg (1,3 m3)
3. Split (koral/krikil) = 2.593,25 kg (1,4 m3)
4. Besi beton d 10 mm = 28,33 btg/ 29 batang
5. Besi Beton d 8mm = 32 batang
6. Bindrat = 4,3 kg
7. Papan 2/30x3m = 57,8 lbr
8. Paku = 10,2 kg
Upah :
1. Pekerja = 24,39 OH
2. Tukang = 9,79 OH
3. Kep.Tukang = 0,989 OH
4. Mandor = 1,2 OH
Maka untuk setiap 1 m sloof dengan dimensi dan penulangan seperti gambar diatas kebutuhan Material dan upah adalah :
1. PC (semen 40 kg/zak) = 0,224 zak .
2. Pasir = 0,02 m3
3. Split (koral/krikil) = 0,02 m3
4. Besi beton d 10 mm = 0,333 batang
5. Besi Beton d 8mm = 0,377 batang
6. Bindrat = 0,051 kg
7. Papan 2/30x3m = 0,68 lbr
8. Paku = 0,12 kg
Upah :
1. Pekerja = 0,29 OH
2. Tukang = 0,94 OH
3. Kep.Tukang = 0,0116 OH
4. Mandor = 0,0141 OH
Bila pembaca akan membuat sloof dengan ukuran seperti gambar diatas, hitung pajang total sloof,kemudian kalikan kebutuhan material atau upah setiap 1 meter sloof.
Tetapi untuk kebutuhan material alam biasanya lebih dari perhitungan sampai dengan 75% karna pengaruh pada pengukuran dibak truck, sehingga untuk pasir dari kebutuhan 0,02 m3 menjadi 0,035 m3, sedangkan untuk split mencapai 25% maka kebutuhan split 0,02 m3 = 0,025 m3.
Saran untuk membeli material alam sebaiknya pendatangan tdk sekaligus, usahakan bertahap, karna bila terlalu banyak material dapat mempersulit gerak pekerja,dan akan banyak yg tercecer. 
http://www.struktur-rumah.com
Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, Proyek, KONTRAKTOR, PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG dan JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, Urug Tanah. JASA : TUKANG, MANDOR, PEMBORONG, BANGUNAN, PROYEK, PROFESIONAL., AHLI, KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB = Hasil yang Terbaik

Cara menghitung RAB rencana anggaran biaya bangunan

 Cara menghitung RAB rencana anggaran biaya bangunan
RAB ( Rencana Anggaran Biaya Bangunan ) adalah perhitungan perkiraan harga yang dibutuhkan untuk membangun bangunan dari segi kebutuhan bahan bangunan dan tenaga kerja bahan bangunan.

Data Perhitungan RAB
Untuk dapat menghitung RAB maka diperlukan berbagai data yang digunakan untuk menghitung rencana anggaran biaya bangunan, data-data tersebut digunakan sebagai pedoman untuk menetapkan besarnya harga setiap item pekerjaan bangunan, berikut ini data-data yang diperlukan
  1. Gambar bangunan yang berisi informasi bentuk bangunan, ukuran-ukuran detail bangunan, serta material yang digunakan dalam setiap detail bangunan.
  2. Rencana kerja san syarat-syarat ( RKS ) adalah sebuah daftar spesifikasi item pekerjaan dan material yang digunakan.
  3. Waktu pelaksanaan pembangunan, perbedaan waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan tentu dapat menghasilkan perbedaan biaya bangunan baik secara harga maupun perbedaan nilai uang yang digunakan.
  4. Harga bahan bangunan, berisi daftar harga material yang digunakan pada bangunan sesuai dengan daerah dimana bangunan tersebut dibangun.,
  5. Harga upah tenaga kerja bangunan
  6. Analisa harga satuan pekerjaan atau standar harga pekerjaan

Cara menghitung RAB
Perhitungan rencana anggaram biaya bangunan dilakukan dengan urutan sebagai berikut
  1. Mengumpulkan dan melihat data-data yang digunakan untuk menghitung RAB
  2. Menghitung volume masing-masing item pekerjaan dengan satuan sesuai dengan satuan dalam perhitungan RAB
  3. Menghitung harga satuan pekerjaan, misalnya harga pekerjaan pondasi per m3, harga pemasangan keramik lantai per m3, dll.
  4. Mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuan pekerjaan pada setiap detail item pekerjaan bangunan.
  5. Setelah semua item pekerjaan bangunan dihitung harga masing-masing kemudian di buat rekapitulasi total harga seluruh pekerjaan menjadi satu kesatuan rencana anggaran biaya bangunan yang dibutuhkan.
  6.  Hasil perhitungan tersebut kemudian ditambahkan dengan nilai pajak atau harga keuntungan yang diberikan kepada kontraktor.
Demikian uraian tentang cara menghitung RAB rencana anggaran biaya bangunan, ketelitian dan kesabaran dalam menghitung diperlukan sehingga didapatkan hasil perhitungan yang benar dan dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanaan pekerjaan pembangunan bangunan.

Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB

Cara menghitung Volume Material Pasangan Bata

cara menghitung volume material pasangan bata

Berikut ini contoh cara menghitung volume material pasangan batu bata agar dapat ditentukan jumlah kebutuhan bahan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pembangunan, pasangan batu bata biasa digunakan sebagai dinding rumah maupun gedung, baik berfungsi sebagai penyekat ruangan maupun aksesoris bangunan.
sebelum melaksanakan pekerjaan pasangan batu bata sebaiknya dihitung terlebih dahulu kebutuhan volume material bata yang diperlukan, sehingga tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan bata pada saat proses pelaksanaan pasangan dinding bata. dari hasil perhitungan juga perlu ditambahkan kelebihan jumlah sebagai angka keamanan untuk mengatasi kekurangan bata akibat pecah atau hal-hal lain. Contoh gambar pasangan bata 3D dapat dilihat pada gambar dibawah ini :D
setelah sebelumnya menghitung volume material pondasi , sekarang kita akan mencoba menghitung volume material pasangan dinding bata, misalkan sebuah pekerjaan dinding bata sepanjang 20 m setinggi 3 m, berapa volume pasangan bata, semen, pasir dan jumlah tenaga yang dibutuhkan.
langkah pertama adalah menghitung luasan pasangan dinding bata
volume = 20 m x 3 m = 60m2
berikutnya mencari data analisa BOW untuk 1m2 pasangan dinding bata adalah
Pasangan batu bata dengan 1 Pc : 4 Ps per m2 tebal ½ bata
80,0000 Buah Batu bata
0,4000 Sak semen
0,0510 M3 Pasir pasang
0,0480 Mandor
0,0160 Kepala tukang batu
0,1600 Tukang batu
0,4800 Pekerja
selanjutnya berdasarkan analisa diatas dapat dihitng volume material seluas 60 m2
kebutuhan material untuk 60 m2 pasangan bata adalah
80,0000 x 60 m2 = 4800 Buah batu bata
0,4000 x 60 m2 = 24 sak semen
0,0510 x 60 m2 = 3.06 m3 pasir pasang
kebutuhan tenaga untuk 60 m2 pasangan bata adalah
0,0480 x 60 m2 = 2.88 hari mandor
0,0160 x 60m2 = 0.96 hari kepala tukang batu
0,1600  x 60 m2 = 9.6 hari Tukang Batu
0,4800 x 60 m2 = 28.8 hari Pekerja
untuk jumlah tenaga dapat dihitung dengan cara
misalkan kita menginginkan pekerjaan tersebut selesai dalam 5 hari naka jumlah tenaga untuk pasangan batu bata seluas 60 m2 adalah:
2.88 hari: 5 = 0.576 dibulatkan 1 mandor
0.96 hari : 5 = 0.192 dibulatkan 1 kepala tukang batu
9.6 hari: 5 = 1.92 dibulatkan 2 Tukang Batu
28.8 hari : 5 = 5.76 dibulatkan 6 Pekerja
Begitulah cara menghitung volume material pasangan bata, selanjutnya belanja ke toko material, sama minta tolong bapak tukang deh… :-)


Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB

Cara mengukur Tinggi Gedung

 cara mengukur tinggi gedung
Gedung – gedung tinggi tumbuh subur bagai rumput hijau dimusim kemarau,  saat kita berjalan – jalan disebuah kota, pernah gak kita penasaran berapa tinggi  gedung tersebut? bagaimana cara mengukurnya? apakah harus memanjat ke puncak gedung kemudian menjatuhkan meteran untuk mengukur tingginya. :-)
jawabanya tentu saja tidak, bisa sih dengan cara mengukur langsung dengan memanjat gedung tapi kan ” cape deh..  ” :-)
cara mengukurnya bisa menggunakan teodholit yang menjadi alat ukur sudut saat ini dan digunakan untuk membangun proyek – proyek gedung tingkat tinggi maupun rendah, tapi kan kita cuma iseng saja pingin tahu tinggi gedungnya :-) , namanya juga iseng ya gak punya theodolit buat ngukur, apa harus  sewa atau beli thedolit nya kan mahal ya.. :-) , udah mahal nanti baru mendirikan pesawat theodolit sudah didatengin pak satpam tuh dikira mau ngerencanaain yang tidak – tidak buat gedung tersebut gimana :-)
tinggi-gedung
Lalu bagaimana ?
Berikut ini sebuah cara sederhana untuk mengukur tinggi gedung hanya bermodal meteran, penggaris busur sudut, bolpoin  dan sedikit rumus matematika tentunya. bagaimana caranya ?
  • pertama kali kita berdiri disuatu tempat, dan mengukur jarak tempat kita berdiri dengan gedung tersebut. misalkan jaraknya 50 m.
  • berikutnya dengan menggunakan pengaris busur sudut kita mengarahkan sudut 0 derajat mendatar ke arah gedung dan dengan bantuan sebuah bolpoin meletakan ujungnya pada pusat sudut 0 derajat serta mengarahkan ujung bolpoin lainya ke puncak gedung. nah baca berapa sudut bol poin yang terbaca. misal kita baca 67 derajat.
mengukur-tinggi-gedung
  • nah dua angka sudah kita dapatkan, yaitu jarak 50 m kita notasikan saja “l” , dan sudut 67 derajat kita notasikan ” < ” . dari dua bilangan tersebut kita dapat menentukan tinggi gedung.
  • ingat rumus hubungan antara sudut segitiga dan panjang sisi segitiga
untuk sudut alva pada titik c
jika
a = sisi dekatan
b = sisi miring
c = sisi hadapan
maka rumus sudut segitiga
  • cos < = panjang sisi dekatan / panjang sisi miring
  • sin < =  panjang sisi hadapan / panjang sisi miring
  • tan < = panjang sisi hadapan / panjang sisi dekatan
sin-cos-tan-segitiga
nah untuk menghitung tinggi gedung berarti sebenarnya kita sedang mencari panjang garis c.
dari rumus matematika tersebut, kita dapat memakai rumus tan < = tinggi gedung / jarak kita berdiri ke gedung , mudah bukan.
jadi tinggi gedungnya berapa
kita tinggal hitung deh…
tan 67 = tinggi gedung / 50 m
tinggi gedung = tan 67  x  50 m
tinggi gedung = 2.3559  x 50 m
tinggi gedung = 117.79 m
nah kita sudah tahu kan kalau tinggi gedung tersebut = +/-   118 m. :-)
begitu juga dengan mengukur tinggi obyek lainya seperti pohon, menara , atau berapa tinggi layangan kita terbang kalau perlu.. aneh – aneh saja , namanya juga iseng ngukur tinggi buat ngobatin rasa penasaran saja  :-)
Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB

Cara memasang Bouwplank


Cara memasang Bouwplank

Bouwplank (papan bangunan) berfungsi untuk mendapatkan titik-titik bangunan yang diperlukan
sesuai dengan hasil pengukuran. Syarat-syarat memasang bouwplank :
  1. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah
  2. Berjarak cukup dari rencana galian, diusahakan bouwplank tidak goyang akibat pelaksanaan galian
  3. Terdapat titik atau dibuat tanda-tanda.
  4. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bouwplank lainnya.
  5. Letak kedudukan bouwplank harus seragam (menghadap kedalam bangunan semua)
  6. Garis benang bouwplank merupakan as (garis tengah) daripada pondasi dan dinding batu bata.
Bentuk hasil pemasangan bouwplank dapat dilihat pada gambar berikut :
Pemasangan Bouwplank

Posisi Bouwplank Terhadap Pondasi Dan Dinding Bata
Pembuatan adukan beton secara manual
Mengaduk beton secara adukan tangan
Campuran beton secara pekerjaan tangan, tidak boleh dicampur lebih dari 0,25 m3 sekaligus.
Pasir, kerikil dan semen diaduk dalam keadaan kering di atas lantai yang bersih, paling sedikit tiga
kali seperti terlihat pada gambar berikut.
Semen dituang di atas pasir lalu diaduk

Sesudah itu dibentuk sebuah kolam di tengah campuran komponen yang masih kering dan
diisi air menurut tabel yang tercantum diatas. Perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak air
mengurangi mutu dan ketahanan beton. Kemudian pencampuran dimuali pada bagian pinggiran
yang kering dengan air di kolam pada pertengahan sampai semua air tercampur dalam campuran
komponen. Sekarang beton dicampur paling sedikit tiga kali lagi sampai adukan menjadi homogen.
Cara mencampur komponen kering dengan komponen basah beton
Kualitas campuran adukan beton ini mempengaruhi kualitas beton selanjutnya.
Mengaduk beton menggunakan mesin molen
Pada mesin pengaduk beton pengisian komponen beton kering dan penuangan dilakukan dengan
mengubah keringan tabung pengaduk beton. Jika tabung berdiri tegak, maka pencampuran beton
tidak dijalankan, karena itu tabung pengaduk beton selalu berputar dalam keadaan miring.
Cara mesin pengaduk beton sederhana sekali (karena diciptakan sebagai alat pengaduk beton)
dan sangat umum, terutama sebagai mesin pengaduk beton yang agak kecil.
Mesin Aduk Beton
Pencampuran
Pemasangan Bekisting
Manfaat : Sebagai konstruksi pembantu/cetakan dalam pembuatan beton sesuai dengan ukuran
yang diharapkan.
Bahan Bekisting
- Papan kayu tebal min 2,5 cm, kayu harus kering dan kuat
- Paku
- Kertas semen atau plastic untuk mencegah agar beton tidak menempel pada bekisting
sehingga bekisting mudah dilepas.
- Kaso-kaso
Pengontrolan terhadap bekisting
- Kedudukan bekisting harus kukuh dan kuat
- periksa posisi tegak dan kerataan dari bekisting yang terpasang
- Periksa ketepatan posisi bekisting terhadap as bangunan (benang bouwplank)
- Periksa skur-skur dan klem-klem pada bekisting
- Tidak diperbolehkan adanya lubang sehingga menimbulkan kebocoran
- Cek apakah bekisting sudah dilapisi oleh kantong semen/plastic atau belum
- Bersihkan bekisting dari kotoran seperti daun, tanah dll
Bekisting Sloof

Bentuk-bentuk Bekisting Kolom
Plesteran Dinding
Membuat plester adalah melapisi pasangan batu bata, baik bagi pasangan batu kali maupun batu
cetak agar permukaan tidak mudah rusak, rapi dan bersih.
Tahapan pelaksanaan plesteran dinding :
a. Dinding yang akan diplester dibasahi terlebih dahulu
b. Membuat adukan untuk plesteran seperti adukan untuk batu bata
c. Membuat kepala plesteran di beberapa tempat dengan jarak 1 – 1,5 m antara satu dengan
yang lainnya dan diratakan memakai batang (bilah) perata.
d. Kemudian permukaan dinding di antara kepala plesteran diplester secara merata dan
diratakan memakai bilah perata.
Plesteran Dinding
Pemasangan Kusen Pintu dan Jendela
Kusen pintu dipasang pada pasangan tembok. Kusen pintu dipasang sebelum dibuat tembok,
tetapi setelah profil-profil dipasang.
Syarat-syarat untuk kusen pintu sebelum dipasang ;
1. Disetel dengan baik dan tidak terpuntir
2. Diberi batang penguat sudut pada kedua sudut atas dan batang penguat datar yang
menghubungkan kedua kakinya agar sudut atas tidak berubah.
3. Sudah diketam halus
4. Sudah dilengkapi dengan angkur baja dan sepatu baja serta papan
5. Sebaiknya sudah dicat dengan meni kayu
Syarat-syarat pemasangan kusen :
1. Dipasang pada tempat yang telah ditentukan sesuai dengan gambar rencana
2. Dipasang tegak/vertical
3. Tidak boleh tertukar bagian luar dan bagian dalam kusen pintu sehingga membukanya
daun-daun pintu akan terbalik
4. Dipasang terjepit kukuh pada pasangan tembok.
Pemasangan Kusen Pintu
Ukuran Bata dan Cara Memotongnya

Cara pemasangan pompa air


Pompa air yang bagus akan menghasilkan sebuah kinerja yang baik, awet dan tidak mudah mengalami gangguan, selain itu juga harus benar dalam memasangnya sehingga dapat beroperasi dengan baik. Adapun cara pemasangan pompa air adalah sebagai berikut:
  1. Marking lokasi penempatan pompa. ini dilakukan jika pemasangan pompa berada pada lokasi bangunan yang sangat memperhatikan keakuratan ukuran misalnya gedung bertingkat tinggi sehingga letak pompa air sesuai dengan lokasi yang direncanakan dan tidak mengganggu ruangan lainya, untuk rumah tinggal cukup diletakan sepantasnya saja.
  2. Buat pondasi pompa, perhatikan kelurusan dan rata pondasi. agar pompa dapat awet tahan lama maka sebaiknya dibuatkan sebuah pondasi terbuat dari beton karena kebanyakan pompa air terbuat dari bahan besi yang mudah berkarat sehingga memerlukan tindakan pencegahan untuk memperlama umur pemakaian.
  3. Pasang instalasi pemipaan ruang pompa terlebih dahulu. pemasangan pompa dipasang setelah instalasi pendukung seperti pipa plumbing dan kabel listrik dipasang dengan benar.
  4. Pasang Pompa dan valve-valvenya. baca buku petunjuk pemasangan pompa air yang disertakan pada kemasan pembelian sehingga semua bagian dapat terpasang dengan benar karena beda merk pompa terkandang memberikan produk dengan bentuk dan ukuran yang berlainan.
  5. Sambung instalasi daya ke pompa.
  6. Atur pressure switch pompa.
  7. Lakukan running test pompa.
  8. Jika ada kesulitan dapat bekerjasama dengan tukang plumbing atau kontraktor mekanikal elektrikal.

Salah satu jenis pompa yang banyak digunakan pada bangunan gedung bertingkat dapat kita saksikan fotonya dibawah ini
pompa perspektif
Perspektif pompa air
pompa tampak samping
Tampak samping pompa air

Pemasangan telah selesai dan dapat digunakan untuk mengalirkan air kedalam ruangan yang membutuhkan seperti kamar mandi, tempat cuci, dan lainya. pemasangan pipa plumbing yang tertanam kedalam lantai keramik sebaiknya menggunakan pipa tebal yang berkualitas baik karena kerusakan dikemudian hari dapat merepotkan dalam perbaikan seperti harus melakukan pekerjaan bongkar pasang keramik lantai selain itu juga menciptakan biaya tembahan yang tidak sedikit :-) . membuat terkadang lebih mudah dari merawat hal ini bisa diterapkan dalam hal pompa air yang selain membutuhkan cara memasang yang benar juga diperlukan tindakan perawatan secara baik sehingga dapat memberikan kinerja maksimal dalam mengalirkan tetesan air kehidupan :-)

Tips Menambal Atap Asbes yang Bocor


Tips Menambal Atap Asbes yang Bocor

Jika atap rumah anda terbuat dari asbes dan mengalami kebocoran, tidak perlu kawatir, anda bisa mengikuti beberapa trik berikut ini agar atap asbes rumah anda tidak bocor lagi. Ada dua cara yang bisa anda pilih, menyesuaikan dengan bahan apa yang mudah didapat, Yaitu :

Cara Pertama (Menggunakan Plinkote):
  1. Pertama sekali, bersihkanlah sekitar lokasi retak atau bocor dari debu dan kotoran. 
  2. Kemudian oleskan plinkote (dempul bodi mobil) pada area yang bocor. Buat olesan plinkote ini agak melebar sekitar 3 cm ke samping.
  3. Lalu lapisi dengan kain perca. Lakukan saat plinkote masih basah. 
  4. Lalu pulas lagi dengan plinkote hingga tertutup rapat dan cukup tebal. 
  5. Biarkan hingga atap asbes anda kering.

Cara Kedua (Menggunakan Styrofoam): 
  1. Ambil gabus/styrofoam lalu potong menjadi ukuran kecil, sehingga bisa masuk pada wadah yang akan anda pakai.
  2. Masukkan bensin kedalam kaleng bekas cat atau gelas bekas air mineral.
  3. Masukkan potongan gabus kedalam bensin, aduk sampai larut sempurna.
  4. Bersihkanlah sekitar lokasi retak atau bocor dari debu dan kotoran.
  5. Tempelkan adonan tadi pada daerah yang retak atau bocor hingga tertutup secara merata.
  6. Biarkan kering dengan sendirinya.
  7. Tunggu beberapa saat, dan sekarang adonan tersebut akan mengeras dan menutup atap asbes anda yang bocor.
Semoga trik di atas bisa membantu anda saat menghadapi musim penghujan, selamat mencoba. 

Pekerjaan dinding keramik

Pekerjaan dinding keramik
Pekerjaan dinding keramik akan menghasilkan kualias yang baik apabila dikerjakan dengan metode pelaksanaan terbaik. berbagai cara dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya menghasilkan dinding yang bagus, berikut ini contoh cara pemasangan dinding keramik :-)

Persiapkan pekerjaan dinding keramik
  1. Menyiapkan tenaga kerja, bahan dan peralatan yang cukup.
  2. Bahan – bahan di letakan di dekat lokasi pekerjaan pemasangan.
  3. Membersihkan lokasi pekerjaan.
  4. Memilih keramik yang akan dipasan, sehingga dapat dibedakan ukuranya yang sama dan tidak ada yang cacat.
  5. Merendam keramik yang akan dipasang sehingga jenuh air.
  6. Mempersiapkan saluran instalasi yang tertanam didalam dinding keramik.
  7. Mengayak pasir yang akan dipakai untuk spesi.
  8. Menyiapkan lampu penerangan untuk kemudahan pemasangan.
 
Pelaksanaan pekerjaan dinding keramik Toilet.

Pengukuran dinding yang akan dipasang kermik

  • Membuat garis – garis sipatan waterpas pada dinding keramik keliling +/- 1m untuk menentukan ketinggian dan kedataran pemasangan keramik.
  • Membuat lot pada dinding di tiap pojok ruangan dan kesikuanya serta garis pertengahan dinding untuk pembagian tegel keramik.
  • Mengukur jarak-jarak dinding untuk lebar dan tinggi ruangan, serta bagian – bagian yang terpasang pada ruangan tersebut.
  • Berdasarkan data – data pengukuran kemudian membuat gambar kerja untuk pembagian pemasangan keramik dinding tersebut.

 Pelaksanaan pemasangan keramik dinding
  • Ukuran pemasangan keramik mengikuti gambar yang sudah dibuat sebelumnya sebagai acuan kerja.
  • Pada pelaksanaan keramik dinding sebaiknya, keramik lantai belum terpasang, sehingga nantinya mendapat nut yang segaris antara dinding dan lantai.
  • Pemasangan keramik harus padat dan rata sehingga tidak ada keramik dengan spesi kosong.
  • Membuat kepalaan keramik baik secara horizontal maupun vertikal mengikuti garis sipatan dan lot ketegakan yang telah dibuat sebelumnya.
  • Sebelum keramik dipasang, sebelumnya dinding dibasahi dahulu dengan air.

Syarat pemasangan keramik yang baik adalah
  • Nut garis keramik sejajar.
  • Perempatan nut keramik rapi.
  • Nut keramik dinding dan lantai menyambung.
  • Keramik tidak keropos
  • Pemasangan instalasi sanitair berada di antara nut keramik.
  • Warna keramik seragam karena meskipan satu merek jika waktu pembakaran keramiknya berbeda maka akan membuat warnanya kadang tidak sama.

Uraian diatas merupakan contoh pekerjaan pemasangan dinding keramik yang dalam pelaksanaanya dapat dilakukan bermacam inovasi sehingga dapat dihasilkan teknologi bangunan baru yang lebih praktis dan bagus :-)

Mandor Bangunan Mandor KONTRAKTOR PELAKSANA KONTRAKTOR PROFESIONAL MUDA KONTRAKTOR DI SURAKARTA KONTRAKTOR DI SOLO KONTRAKTOR DI SRAGEN KONTRAKTOR DI KARANGANYAR KONTRAKTOR DI BOYOLALI KONTRAKTOR DI SALATIGA KONTRAKTOR DI YOGYAKARTA KONTRAKTOR DI JOGYA KONTRAKTOR DI SEMARANG

cara menghitung kebutuhan atap genteng

 cara menghitung kebutuhan atap genteng
menghitung kebutuhan genteng untuk membangun sebuah rumah biasanya dihitung per meter persegi, dalam menghitung kita hanya mencari luas atap genteng tersebut, baik menggunakan cara menual dengan menghitung dengan jari tangan , pencet – pencet kalkulator maupun dengan bantuan software autocad. :-)
dalam menghitung kebutuhan genteng secara manual, saat melihat gambar atau membayangkan bentuk atap , biasanya terdapat
kesulitan yang ditemui pada saat menghitung luas atap, justru terletak pada penentuan lebar atap.
kenapa kesulitan terletak pada penentuan lebar atap? sebelumnya kita lihat sebuah gambar atap yang akan kita hitung salah satu luas sisinya:
dari gambar atap tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa perhitungan luas atap nantinya menggunakan beberapa rumus matematika yaitu:
  • segitiga = ( alas x tinggi ) / 2
  • Jajaran genjang = panjang x lebar
  • trapesium= ( jumlah sisi sejajar /2 ) x tinggi
  • persegi = panjang x lebar ( pada gambar diatas tidak ada )
nah… dari rumus matematika tersebut kita memerlukan beberapa ukuran panjang atau lebar yang belum tentu tertera pada gambar, contohnya pada garis A pada gambar diatas.
Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui lebar atap yang tidak tertulis dalam nota gambar. ada beberapa cara
1. sosial enginering yaitu dengan menanyakan ukuranya kepada yang bikin gambar, nah bagaimana kalau yang bikin gambar tidak mungkin untuk kita temui, kita coba cara lainya:
2. dengan menggambar sketsa ulang atap tersebut dengan skala yang benar, sehingga diketahui berapa ukuran lebar atap, hal ini tentunya membutuhkan pengetahuan teknik menggambar, bagaimana jika tidak bisa. tenang saja banyak jalan menuju rumah pacar, eh.. :-) cara menghitungnya…
3. kita gunakan rumus sinus , cosinus, tangen
misalnya kita akan menghitung bidang (B) pada gambar atap diatas yang berbentung jajaran genjang dengan panjang yang sudah diketahui yaitu 2 m , dan lebarnya yang perlu kita cari
panjang A berapa ?
Kita lihat dahulu bentuk segitiga yang mempengaruhi garis A tersebut
panjang garis atap ? adalah
cos 45 derajat = 3 m / garis atap yang dicari
garis atap yang dicari = 3 m / cos 45 derajat
garis atap yang dicari = 3 m / 0,70711
garis atap yang dicari = 4,243 m
berikutnya kita bayangkan segitiga lagi untuk menghitung garis A
Karena kita gak mengetahui sudutnya maka kita gunakan rumus
A  = akar ( 4,243 kuadrat ditambah 2, 101 kuadrat )
A = akar ( 18,003 + 4,414 )
A = akar 22,417
A = 4,735 m
Nah.. panjang garis atap A sudah didapat sepanjang = 4,735 m
maka luas atap pada bentuk jajaran genjang tersebut adalah
2 m x4,735 m = 9,47 m persegi
untuk mengetahui jumlah genteng yang diperlukan kita tinggal membegi 9,47 dengan jumlah kebutuhan genteng per 1 m persegi sesuai ukuran genteng yang akan dipakai.
untuk sisi atap lainya tinggal kita hitung pakai rumus trapesium atau segitiga, atau jika ingin menghitung pakai software autocad bisa dilihat pada artikel cara menghitung volume pekerjaan dengan autocad
dan bagi yang punya tips dan trik menghitung volume atap genteng lainya bisa dimasukan melalui kolom dibawah :-)

http://www.ilmusipil.com/cara-menghitung-kebutuhan-atap-genteng

Cara menghitung kebutuhan pasir dan semen

 Cara menghitung kebutuhan pasir dan semen
Pekerjaan bangunan dengan konstruksi beton bertulang membutuhkan material pasir dan semen sebagai bahan utama, selain itu pekerjaan pasangan dinding batu bata juga memerlukan kedua buah material ini. Semen berfungsi sebagai bahan pengikat pasir sehingga tercipta adukan beton yang dapat mengeras menjadi batu melekatkan bahan bangunan disekitarnya. Disini mari kita buat sebuah tutorial sederhana tentang cara menghitung kebutuhan pasir dan semen semoga bermanfaat bagi yang sedang memikirkan berapa jumlah material yang harus dibeli dalam melakukan pembangunan :-)

Disini kita buat perhitungan pada salah satu pekerjaan bangunan yang sering dilaksanakan yaitu pasangan dinding batu bata. Untuk dapat menghitung kebutuhan pasir dan semen kita perlukan luas pasangan dan koefisien analisa harga satuan yang cara mencarinya sudah kita bahas pada artikel sebelumnya, Misalnya kita buat contoh seperti ini
  • Pemasangan dinding batu bata 6 m x 3 m maka luasnya adalah 6 x 3 = 18 m2
  • Analisa harga satuan pekerjaan pasangan batu bata per m2
Analisa kebutuhan bahan pada pasangan dinding batu bata dengan perbandingan adukan 1 semen : 5 pasir dalam 1 m2
  • 0.5 kg semen
  • 0,05 m3 pasir pasang
  • 70 bh batu bata
Data diatas hanya sebagai contoh yang nilai koefisienya dapat berbeda-beda sesuai standar perhitungan yang digunakan seperti SNI atau RAB rahasia masing-masing perusahaan.

Cara menghitung kebutuhan pasir
Dari data analisa harga satuan diatas dapat kita ketahui bahwa untuk melaksanakan pasangan batu bata seluas 1 m2 membutuhkan pasir sebanyak  0,05 m3
Kebutuhan pasir  = 0,05 m3/m2 x 18 m2 = 0,9 m3
Jika kita hendak membeli ke toko bangunan dalam satuan truck kapasitas 4 m3 maka dapat kita hitung jumlah pasir yang harus dibeli yaitu 0,9 m3 : 4 m3 = 0,225 truck
Jadi kebutuhan pasir adalah m3 atau truck 0,225 truck

Cara menghitung kebutuhan semen
Pada Prinsipnya cara perhitungan sama dengan waktu mencari jumlah pasir yaitu koefisien analisa harga satuan semen pada pasangan dinding batu bata per m2 dikalikan volume luas dinding yang akan dipasang yaitu
Kebutuhan semen = 0.5 kg /m2  x 18 m2 = 9 kg
Jadi kebutuhan semen dalam satuan zak jika isi per kantong 50 kg maka dibutuhkan 9 kg : 50kg = 0.18 zak.

Jadi untuk dapat menghitung kebutuhan pasir dan semen dibutuhkan dua data penting yaitu koefisien analisa harga satuan dan volume pekerjaan, kecuali jika sudah mempunyai pengalaman berulang-ulang sehingga dapat memperkirakan dilapangan misalnya untuk memasang batu bata seluas sekian biasanya membutuhkan sekian zak semen, namun untuk laporan tertulis tetap lebih teliti jika menggunakan koefisien analisa harga satuan bangunan untuk mencari kebutuhan material.

Begitulah kurang lebih cara menghitung kebutuhan pasir dan semen menggunakan koefisien analisa harga satuan, begitu juga dengan kebutuhan batu bata langsung dapat dicari dengan mengalikan 70 bh/m2 x 18 m2 = 1260 bh. cara lain yang banyak digunakan oleh pemborong yaitu berdasarkan pengalaman dalam mengerjakan suatu pekerjaan, pengalaman melaksanaan pekerjaan ini akan lebih tepat jika dijadikan sebagai pedoman dalam membuat analisa harga satuan, analisa ini biasanya menjadi rahasia masing-masing kontraktor dalam menentukan harga borongan sehingga bisa dikatakan sebagai kunci daya saing pemborong :-)
Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB

ketentuan perencanaan bangunan yang baik

 ketentuan perencanaan bangunan yang baik
Konsep perencanaan bangunan rumah maupun gedung perlu memperhatikan kriteria-kriteria perencanaan, agar aman dan nyaman untuk di huni maupun indah dipandang.
kriteria perencanaan konstruksi bangunan antara lain :
1. teknis
Dalam setiap pembangunan gedung, harus dipenuhi persyaratan teknis bahwa bangunan yang didirikan harus kuat untuk menerima beban yang
dipikulnya, baik beban sendiri gedung maupun beban yang berasal dari luar seperti beban hidup, beban angin dan beban gempa. Bila persyaratan teknis tersebut tidak diperhitungkan maka akan membahayakan orang yang berada di dalam bangunan dan juga bisa merusak bangunan itu sendiri. Jadi dalam perencanaan harus berpedoman pada peraturan- peraturan yang berlaku dan harus memenuhi persyaratan teknis yang ada.
2. ekonomis
Dalam setiap pembangunan, persyaratan ekonomis juga harus diperhitungkan agar tidak ada aktivitas-aktivitas yang mengakibatkan
membengkaknya biaya pembangunan. Selain dicapai dengan pendimensian elemen struktural dan non struktural yang efektif dan efesien persyaratan ekonomis ini bisa dicapai dengan adanya penyusunan time schedule, pemilihan bahan-bahan bangunan dan pengaturan serta pengerahan tenaga kerja profesional yang tepat. Dengan pengaturan biaya dan waktu pekerjaan secara tepat diharapkan
bisa menghasilkan bangunan yang berkualitas tanpa menimbulkan pemborosan.
3. fungsional
Hal ini berkaitan dengan penggunaan ruang, yang biasanya akan mempengaruhi penggunaan bentang elemen struktur yang digunakan.
4. estetika
Agar bangunan terkesan menarik dan indah maka bangunan harus direncanakandengan memperhatikan kaidah-kaidah estetika. Namun persyaratan estetika iniharus dikoordinasikan dengan persyaratan teknis yang ada untuk menghasilkanbangunan yang kuat, indah dan menarik.
5. lingkungan
Setiap proses pembangunan harus memperhatikan aspek lingkungankarena hal ini sangat berpengaruh dalam kelancaran dan kelangsungan bangunanbaik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Persyaratan aspek lingkunganini, dilakukan dengan mengadakan analisis terhadap dampak lingkungan disekitar bangunan tersebut berdiri. Diharapkan dengan terpenuhinya aspeklingkungan ini dapat ditekan seminimal mungkin dampak negatif dan kerugianbagi lingkungan dengan berdirinya Rumah Tinggal Swadaya ini.
6. ketersediaan bahan di pasaran
Untuk memudahkan dalam mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkanmaka harus diperhatikan pula aspek ketersediaan bahan di pasaran. Dengan katalain, sedapat mungkin bahan-bahan yang direncanakan akan dipakai dalamproyek tersebut ada dan lazim di pasaran sehingga mudah didapat dengan biayahemat.
7. ketentuan standar
Perencanaan juga didasarkan pada standar perhitungan yang berlaku di Indonesia, dan jika perlu memakai standar internasional


Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB