Showing posts with label dinding. Show all posts
Showing posts with label dinding. Show all posts

Batu Bata Merah VS Batako VS Bata Ringan (Hebel)



Memilih Antara Bata Merah, Batako Atau Bata Ringan (Hebel) Untuk Dinding Rumah Anda

Saat ini seiring berkembangnya teknologi terutama dalam bidang rekayasa teknik sipil dan bangunan, penemuan akan bahan-bahan bangunan yang baru terus bermunculan. Dalam satu dekade terakhir kita sudah umum melihat struktur kuda-kuda bangunan dari baja ringan, konstruksi rumah atau bangunan dengan sistem pre-fabrikasi, penutup atap atau penutup dinding luar dari spandeck, termasuk bahan pengisi dinding dari bata ringan atau batako press. Khusus untuk bahan yang digunakan untuk pengisi dinding rumah atau bangunan, saat ini terdapat berbagai macam pilihan material dinding rumah. Dari bata merah, batako press hingga bata beton ringan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Selain perbedaan pada kualitas dan ukuran, juga antara batako, bata merah dan bata beton ringan berbeda dalam hal kenyamanan ditempati serta biaya pembangunan.
Untuk Anda yang saat ini akan membangun atau merenovasi rumah, memilih material yang akan digunakan untuk diaplikasikan dirumah baru Anda nantinya adalah kegiatan yang gampang-gampang susah. Anda dan keluarga sebaiknya meluangkan waktu untuk mencari tau jenis material seperti apa yang akan digunakan, efisiensi anggaran adalah pertimbangan utama kenapa Anda harus pandai memilih material bahan bangunan tersebut. Pada artikel kali ini, kami akan mencoba memaparkan mengenai bahan pengisi dinding untuk rumah Anda.
Sebelum Anda membangun sebuah rumah, ada baiknya jika Anda mengetahui masing-masing kelebihan dan kekurangan dari bata merah, batako atau bata press, dan bata ringan. Setiap bahan punya karakteristiknya masing-masing. Perbedaan tersebut akan mempengaruhi proses pelaksanaan pekerjaan dilapangan dan tentunya biaya yang harus Anda leluarkan untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan rumah atau bangunan Anda. Berikut adalah spesifikasi, keuntungan dan kelemahan/kekurangan dari penggunaan setiap bahan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda sebelum membangun rumah.
BATA MERAH
Penggunaan bata merah sebagai bahan pengisi dinding bangunan sudah umum kita lihat diberbagai bangunan dari dulu hingga kini. Bahan material ini, hingga sekarang sepertinya masih menjadi pilihan utama masyarakat kendati sudah banyak penemuan dalam bidang teknologi bahan seperti bata ringan, batako press, dsb. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan atau batako press, karena selain sudah teruji kekuatannya, mendapatkan jenis material ini pun tidak susah.
Bata merah yang dimaksud adalah bata yang dibuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Tanah yang digunakan pun bukanlah sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Karena itulah, rumah yang dindingnya dibangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem. Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah.
Gambar Dinding Bangunan Dari Pasangan Bata Merah
Material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan Anda dari bahaya api. Tidak semua tanah liat bisa digunakan, hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu. Bata merah umumnya memiliki ukuran panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm. Ukurannya yang kecil memberikan kemudahan dalam hal pengangkutan,sangat bisa digunakan untuk membentuk bidang kecil,murah harganya,mudah pula mendapatkannya. Untuk dinding seluas 1 m2, bila mengguanakan bata berukuran 23 cm x 17 cm x 5 cm, kira-kira membutuhkan 70 buah bata merah.
Bahan baku yang dibutuhkan untuk memasang dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Saat pemasangan tidak memerlukan perekat khusus, untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Sedangkan untuk dinding yang tidak harus kedap air dapat menggunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.
Spesifikasi Bata Merah:
• Berat jenis kering (?) : 1500 kg/m3
• Berat jenis normal (?) : 2000 kg/m3
• Kuat tekan : 2,5 – 25 N/mm² (SII-0021,1978)
• Konduktifitas termis : 0,380 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 2 jam
• Jumlah (kebutuhan) bata merah per 1 m2 : 30 – 35 buah tanpa construction waste
Kelebihan Bata Merah:
- Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
- Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
- Mudah untuk membentuk bidang kecil
- Murah harganya
- Mudah mendapatkannya
- Perekatnya tidak perlu yang khusus.
- Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.
Kekurangan Bata Merah:
- Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
- Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
- Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
- Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
- Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
- Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
- Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
- Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.
BATAKO SEMEN PC/ BATAKO PRESS
Material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako atau Bata press dalam 1 m2 biasanya cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus, dan ukurannya lebih presisi jika dibandingkan bata merah.
Gambar Tumpukan Batako/Bata Press
Ukuran batako press pada umumnya adalah panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 18-20 cm. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 15 buah batako press. Biasanya batako press dipilih untuk memperingan beban struktur sebuah bangunan, mempercepat pelaksanaan, dan meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding.
Bahan baku yang digunakan untuk pemasangan batako pres adalah mortar yang komposisinya adalah semen (PC) dan pasir ayak.
Spesifikasi Batako Press:
• Berat jenis kering (?) : 950 kg/m3
• Berat jenis normal (?) : 1000 kg/m3
• Kuat tekan : 5,5 N/mm²
• Konduktifitas termis : 0,339 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
• Jumlah (kebutuhan) batako press per 1 m2 : 20 – 25 buah tanpa construction waste
Kelebihan Dinding Batako Press:
- Tiap m2 pasangan tembok, membutuhkan lebih sedikit batako jika dibandingkan dengan menggunakan batu bata, berarti secara kuantitatif terdapat suatu pengurangan.
- Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
- Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
- Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara.
- Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
- Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
- Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
- Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
- Pemasangan lebih cepat.
- Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
Kekurangan Dinding Batako Press:
- Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
- Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.
- Kurang baik untuk insulasi panas dan suara.
BATA RINGAN (HEBEL/CELCON)
Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung. Kemudian pertanyaan yang beredar dimasyarakat tentunya adalah apakah bata ringan sudah bisa menggantikan bata merah baik tinjauan dari harga, kekuatan, kemudahan mendapatkannya, motode pemasangan dan lain-lain. Agar lebih dalam, mari kita bedah satu-satu agar kita bisa mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Gambar Dinding Bangunan Dari Pasangan Bata Ringan (Hebel/Celcon)
Ukuran pada umumnya adalah: panjang 60 cm, tinggi 20 cm dengan ketebalan antara 8 cm -10 cm. Campuran atau komposisi bahannya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Untuk pemasangan pada dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 8 buah bata ringan.
Pemasangan bata ringan ini cukup mudah, bisa langsung diberi acian tanpa harus diplester terlebih dahulu dengan menggunakan semen khusus. Semen khusus hanya perlu diberi campuran air. Namun pemasangan bata ringan juga dapat menggunakan pasir dan semen seperti pemasangan pada batako, bata press dan bata merah.
Spesifikasi Bata Ringan:
• Berat jenis kering : 520 kg/m3
• Berat jenis normal : 650 kg/m3
• Kuat tekan : > 4,0 N/mm2
• Konduktifitas termis : 0,14 W/mK
• Tebal spesi : 3 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
•  Jumlah (kebutuhan) bata ringan per 1 m2 : 8 – 9 buah tanpa construction waste.
Kelebihan Bata Ringan:
- Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
- Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.
- Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
- Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
- Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
- Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
- Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
- Mempunyai kekedapan suara yang baik.
- Kuat tekan yang tinggi.
- Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
Kekurangan Bata Ringan:
- Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
- Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
- Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
- Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
- Harga relatif lebih mahal daripada bata merah.
- Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.
- Penjualannya pun dalam volume (m3) yang besar.
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangan. Batako press adalah jenis material penutup dinding yang paling ringan dan ekonomis berdasarkan tinjauan biaya, namun memiliki kekurangan seperti tidak terlalu baik meredam suara. Sementara batu bata konvensional cukup berat sehingga secara tidak langsung mempengaruhi load factor dari struktur bangunan. Sementara bata ringan memiliki keuntungan diantaranya pekerjaan lebih rapih dan presisi, tidak memerlukan banyak mortar untuk spesinya namun harganya relatif lebih mahal dibandingkan batako dan batu bata biasa.
Selamat memilih bahan penutup dinding untuk rumah Anda..

http://architectaria.com/memilih-antara-bata-merah-batako-atau-bata-ringan-hebel-untuk-dinding-rumah-anda.html

DINDING BATAKO DAN HEBEL

Batako merupakan batu cetak yang tidak dibakar. Berdasarkan bahan bakunya,batako dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu,batako putih dan batako semen..Batako putih dibuat dari campuran tras,batu kapur,dan air sehingga sering juga disebut batu cetak kapur tras.
Tras merupakan jenis tanah yang berasal dari lapukan batu-batuan yang berasal dari gunung merapi.Warnya nya ada yang putih dan ada juga yang putih kecoklatan.Ukuran batako adalah panjang 30cm,tebal 8cm,tinggi 14cm.
Kebutuhan bahan per meter persegi dengan pasangan batako adalah.


1.Batako tras 25 buah
2.Pasir pasang 0.025 m3
3.Semen          0.215 Sak


Kekurangan dan kelebihan pasangan batako tras adalah.
kelebihan
1.pasangan relatif lebih cepat
2.Harga relatif murah
3.Mudah didapat

Kekuranganya

1.Rapuh dan mudah pecah
2.Menyerap air sehingga dapat menyebabkan tembok lembab
3.Dinding mudah retak

Jenis batako semen
Batako semen PC dibuat dari campuran semen PC dan pasir.Ukuran dan model lebih beragam dibandingkan dengan batako putih.Batako ini biasanya menggunakan dua lubang sisi yang digunakan sebagai dinding pengisi.Dipasaran,ukuran batako semen biasanya panjang 38 cm,tinggi 18 cm,dan tebal 8-10cm,nama lain dari batako semen adalah batako pers.

Kebutuhn bahan permeter perseginya adalah:

1.Batako Semen   15 buah
2.Pasir pasang      0.015m3
3.Semen PC         0.125 sak

Jenis pasangan batako inipun juga mempunya kelebihan dan kekurangan:

Kelebihan
1.Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi rembesan air.
2.Pemasangan lebih cepat.

Kekurangan
1.Harga relatif lebih mahal
2.Mudah terjadi retak rambut pada dinding.

Dinding Hebel atau bata ringan ALC

Dinding hebel memiliki ukuran 60cm x 20 cm dengan ketebalan 8 cm.Bata ini cukup ringan,halus,dan memiliki tingkat kerataaan yang baik sehingga bisa langsung diaci tanpa  plasteran.Bahan atau acian yang biasa digunakan untuk memasang hebel biasanya menggunakan semen instan atau khusus.

Bhan adalah sejenis semen berbahan dasar pasir silika,semen,filler dan zat aditive.Penggunaaanya hanya dicampur dengan air,tetapi dapat juga menggunakan bahan seperti pemasangan batako.

Kebutuhan bahan untuk pemasangan bata ringan hebel per meter perseginya adalah:

1.Semen instan            11.43 kg
2.Hebel                        8 buah
3.Air                           0.15 - 0.16 liter.


BY : http://www.cibotproperty.com/2012/02/dinding-batako-dan-hebel.html

Mengatasi Masalah Dinding Rumah


Tips Mengatasi Masalah Dinding Rumah

Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda dalam memelihara / merawat rumah.

TIPS MENGATASI BEKAS BOBOKAN DI DINDING

Bila anda akan melakukan pekerjaan yang bisa membuat dinding tembok anda menjadi rusak, misalnya pekerjaan instalasi listrik atau anda ingin memasang AC pada ruang kerja anda yang mengharuskan anda untuk membobok dinding / tembok anda. Tentu sayang bila perbaikan tembok bekas bobokan menimbulkan cacat/bekas yang masih nampak yang mengganggu pemandangan di ruang anda. Untuk mengatasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan tips berikut:
  1. Pertama-tama tutuplah dinding yang dibobok dengan acian
  2. Setelah mengering, acian diamplas hingga halus dan rata
  3. Kemudian dicat menggunakan cat besi atau cat kayu warna putih
  4. Setelah kering, cat dengan cat tembok dengan warna cat yang sama sebanyak 2-3 kali.
Maka bekas bobokan di dinding/ tembok anda akan hilang.


MENGATASI DINDING KAMAR MANDI LEMBAP

Bila anda menemukan dinding luar kamar mandi anda selalu lembab, maka dapat dipastikan air tersebut berasal dari dalam kamar mandi anda. Hal ini bisa terjadi jika kualitas adukan atauspesi penyusun dinding kamar mandi anda jelek. Untuk mengatasinya anda bisa melapisi dinding kamar mandi anda dengan bahan kedap air. Lapisan spesi yang kedap air merupakan campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 2 (1 bagian semen dicampur dengan 2 bagian pasir). Lapisi dinding kamar mandi anda dengan bahan kedap air, misalnyakeramik sampai ketinggian minimal 1,6 m.

TIPS MEMBERSIHKAN DINDING DAPUR

Bagi anda yang hobi masak-memasak pasti sering berada di dapur, dan berlama-lama di dapur. Jika dinding dapur anda kotor pasti sangat mengganggu anda dalam menikmati aktifitas masak-memasak. berikut sedikit cara yang bisa membantu anda dalam menjagadinding dapur anda tetap bersih dan nyaman dilihat. Bila dinding dapur anda memakaidinding keramik dan berada di belakang peralatan masak sering terkena noda masakan dan minyak goreng sehingga kadang sulit dibersihkan. Untuk membuat menjadi bersih kembali, oles dinding keramik tersebut dengan sabun cuci piring. Kemudian dilap dengan kain lap biasa.
Selamat mencoba!

TIPS MEMBERSIHKAN DINDING

Selain digunakan sebagai bahan makanan, ternyata tepung maizena (tepung jagung) masih menyimpan manfaat lain, salah satunya sebagai bahan campuran pembersih dinding, yaitu :
  1. Pertama-tama, campurkan 60 g tepung maizena, 125ml cuka, dan 4 liter air.
  2. Dengan bantuan spons, bersihkan dinding atau wallpaper menggunakan campuran bahan-bahan di atas. 
  3. Setelah dinding terbebas dari noda, bilas sisa larutan dengan kain basah yang lembut.
 Kini, dinding pun tampak bersih kembali.

TIPS MEMBERSIHKAN DINDING

Jika anak-anak anda gemar menggambar memang tidak merugikan. Namun, lain ceritanya jika dinding atau tembok rumah menjadi kanvas mereka.
Untuk menghilangkan noda krayon pada tembok atau dinding, caranya :
  1. semprotkan cairan penetran yang banyak dijual di pasaran (WD 40, Philip, atau lainnya) ke selembar kain bersih. 
  2. Setelah itu, bersihkan noda krayon dengan menggunakan kain yang sudah dibasahi cairan penetran tersebut. 
  3. Untuk membersihkan sisa cairan penetran, bilas tembok dengan menggunakan kain basah hingga bersih.
Selamat mencoba!

TIPS MEMAKU DINDING

Memaku dinding untuk meletakkan lukisan, pigura, atau jam dinding biasanya akan membuat dinding menjadi retak. Apalagi jika dinding terbuat dari batako. Ada cara yang lebih efektif untuk melakukannya agar dinding tetap mulus. Caranya, ambil selotip dan tempelkan ke dinding, kemudian paku dipakukan ke dinding di atas selotip tadi. Dijamin dinding tidak akan retak karena selotip berfungsi sebagai penahan gelombang getaran.


Mandor, Tukang, Pemborong, Bangunan, KONTRAKTOR PELAKSANA, PROFESIONAL MUDA, DI, SURAKARTA, SOLO, SRAGEN, KARANGANYAR, BOYOLALI, SALATIGA, YOGYAKARTA, JOGYA, Klaten, SEMARANG, KAMI BERGERAK DALAM PEGADAAN BARANG & JASA : PAGAR PANEL BETON, GYPSUM, RANGKA ATAP BAJA RINGAN, PAVING, WATERPROOFING, WALLPAPER DINDING, JASA TUKANG/MANDOR/PEMBORONG BANGUNAN, PROFESIONAL.. ANDA UNTUNG, KAMI UNTUNG KERJASAMA YANG BAIK DAN TANGUNG JAWAB

HARGA BORONGAN BANGUNAN di Sragen, Solo, Karanganyar (SOLO AREA)

HARGA BORONGAN BANGUNAN di Sragen, Solo, Karanganyar (SOLO AREA), JAWA TENGAH

Jasa Renovasi Rumah, Kontraktor di Sragen, Karanganyar,Solo
Pembangunan  : Gedung gedung baru, Rumah, Kantor, Ruko, Madjid, Gereja, Jembatan, Talud, Jalan Raya, Jalan Tol dll

Dengan ini saya hanya menyampaikan, jikalau bpk membutuhkan tenaga Tukang  Bangunan Ato Knek silahkan hub kami
Bp. Ayub Pujiyanto
Alamat ; Celep Rt 22/7, Celep, Kedawung, Sragen
Hp : 0856 8547 525
web : www.mandorayub.blogspot.com
web : www.mandorayub.indonetwork.co.id
email : aybdigital@yahoo.co.id
(Bagi yang membutuhkan hub langsung
Bagi Penawaran kerja sama dan investasi kirim email dan konvirmasi sms)

DAFTAR HARGA Keterangan:Kami berusaha memberikan harga yang terbaik dan relatif terjangkau.Sebagai gambaran Biaya bagi Anda berikut kami cantumkan daftar harga dari kami.


DAFTAR PENAWARAN HARGA UPAH BORONG PEKERJAAN

PEKERJAAN PERSIAPAN
Pembersihan Lahan: 5.000/m2
Direksikit : 125.000/m2
Pembuatan Gudang : 120.000 /m2
Bouwplank : 43.000/m2
Pekerjaan Pemagaran: 22.500 /m1

PEKERJAAN GALIAN DAN PONDASI
Galian Tanah Pondasi : 78.500/m3
Pasang batu kali : 92.500/m3 ( termasuk urug pasir bawah Pondasi)
Urungan Tanah leveling lantai : 52.000 / m3
Perataan Tanah : 12.000 /m2
Pemadatan Tanah /Stamper :15.000/m2
Lantai Kerja : 15.000/ m2
Pasang batu kali :85.000/m3
Urug pasir : 7.000/m2

PEKERJAAN BETON BERTULANG
Beton Sloof 20× 40 : 48.000/m1
Beton Bertulang kolom Praktis 10× 12 : 38.000 /m1
Beton Bertulang Ring Balok 10× 12 : 44.000/m1
Beton Balok Dak 40× 20 : 68.000/m1
Beton Plat Dak .: 58.000/m2

PEKERJAAN PEMBESIAN
  • Besi 22" berat 23,2 kg/bt
  • Besi 16" berat 19 kg/bt
  • Besi 12" berat 10,8 kg/bt
  • Besi 10" berat 7,4 kg/bt
  • Besi 8" berat 4,7 kg/bt
  • Besi 6" ( begel ) --- BONUS PEKERJAAN
  • HARGA Rp. 3.000,-/kg
  • Khusus untuk Kolom Praktis 9/9 harga Rp. 4.000,- /m'

PEKERJAAN PASANG BATA

Pasang Bata merah: 22.000/m2
Pasang Hebel 7/20 : 18.000/m2
Pasang Hebel 10/20: 20.000/m2
Pekerjaan Plester+ Aci : 26.000/ m2
Sekonengan : 10.500/m1
Sudutan : 8.000/m1
Tali Air : 8.000 /m1

PEKERJAAN KUSEN
Pasang Kusen Pintu : 105.000/unit
Pasang Daun Pintu Panel : 145.000/unit
Pasang Kusen Jendela : 68.000/unit
Pasang Daun Jendela : 72.000/unit

JASA MELAMIN
Pintu : 425.000
Jendela : 250.000

PEKERJAAN RANGKA ATAP
Pasang atap : 92.000/m2 ( termasuk pas Kuda2, usuk , reng)
Pasang Genteng : 20.000/m2
Karpus: 77.000/m1
Listplank : 37.000/m1 ( tergantung ukuran)
pekerjaan pasang talang : 38.000/m1

PEKERJAAN PLAPON
Pekerjaan pasang Plapon : 30.000/ m2
Pasang List Plapon : 12.500/ m1
Cat Plafond : 10.000/m2

PEKERJAAN KERAMIK
Pasang Keramik Lantai
  • 30×30 : 27.000/m2
  • 40×40 : 30.000/m2
  • 50x50 : 30.000/m2
  • 60×60: 35.000/m2
  • 80×80: 38.600/m2
  • 100×100 : 46.400/m2
Pasang Keramik Lantai KM : 28.000/m2
Pasang Keramik Dinding 30x60: 48.000/m2
Pasang Keramik Plin : 20.000/ m1

PEKERJAAN LISTRIK
Stop Kontak : 58.000/titik
Fiting lampu + saklar: 68.000/titik

PEKERJAAN SANITARY WARE
Pasang Closet Duduk : 165.000/unit
Pasang Closet Jongkok : 95.000/unit
Pasang Wall Shower : 48.000/unit
Pasang Wastafel : 155.000/unit
Pasang Floordrain : 21.000/unit
Pasang Kran : 11.000/unit
Pasang Bath Up : 870.000/unit
Pasang Pipa Air Bersih1/2” : 17.500/ m1
Pasang Pipa Air Kotor/ inchi : 19.500/ m1
Bak Kontrol : 168.000/unit

PEKERJAAN PENGECATAN
Cat Dinding : 8.500/m2
Cat Kusen kayu : 18.000/m1
Cat Daun Pintu : 25.000/m2
Pengecatan Duco
  • cat kusen  : 80.000/m1 (berikut material)
  • cat daun jendela : 80.000/m1 (berikut material)
  • cat  daun pintu panel : 870.000/pintu (berikut material)
  • cat ram/list jendela : 32.000/m1 (berikut material

PEKERJAAN BONGKARAN
Bongkaran Atap : 40.000 /m2
Bongkaran Dinding : 18.000/m2
Pembersihan bongkaran : 15.000/m2


Borongan Tenaga Komplet =
Rp. 385.000 – 650.000, - / m2 ( luas bangunan)

Borongan Tenaga + Material untuk Rumah 2 lantai
Borongan Tenaga + Material = Satu Lantai
Rp. 2.000.000, - / m2 ( luas bangunan)

Borongan Tenaga + Material = Dua Lantai
Lt. 01 = Rp. 1.700.000, - / m2( luas bangunan)
Lt. 02 = Rp. 2.200.000, - / m2( luas bangunan)
Keterangan:

Bagi Anda yang tertarik dengan jasa kami, silahkan menghubungi kami langsung di nomor
Trima kasih.

ANDA BUTUH :
- Tukang Bangunan
- Jasa Pemborong Bangunan
Bangun Baru / Renovasi
kami melayani Karisidenan Surakarta
hub : Ayub Paujiyanto
Hp : 0856 8547 525
Flexy : 0271 2600084
Alamat : Celep Rt.22, Celep, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah 57292


HARGA BORONGAN BANGUNAN di Sragen,
HARGA BORONGAN BANGUNAN di Solo,
HARGA BORONGAN BANGUNAN di Karanganyar
HARGA BORONGAN BANGUNAN di SUKOHARJO

Pekerjaan dinding keramik

Pekerjaan dinding keramik
Pekerjaan dinding keramik akan menghasilkan kualias yang baik apabila dikerjakan dengan metode pelaksanaan terbaik. berbagai cara dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya menghasilkan dinding yang bagus, berikut ini contoh cara pemasangan dinding keramik :-)

Persiapkan pekerjaan dinding keramik
  1. Menyiapkan tenaga kerja, bahan dan peralatan yang cukup.
  2. Bahan – bahan di letakan di dekat lokasi pekerjaan pemasangan.
  3. Membersihkan lokasi pekerjaan.
  4. Memilih keramik yang akan dipasan, sehingga dapat dibedakan ukuranya yang sama dan tidak ada yang cacat.
  5. Merendam keramik yang akan dipasang sehingga jenuh air.
  6. Mempersiapkan saluran instalasi yang tertanam didalam dinding keramik.
  7. Mengayak pasir yang akan dipakai untuk spesi.
  8. Menyiapkan lampu penerangan untuk kemudahan pemasangan.
 
Pelaksanaan pekerjaan dinding keramik Toilet.

Pengukuran dinding yang akan dipasang kermik

  • Membuat garis – garis sipatan waterpas pada dinding keramik keliling +/- 1m untuk menentukan ketinggian dan kedataran pemasangan keramik.
  • Membuat lot pada dinding di tiap pojok ruangan dan kesikuanya serta garis pertengahan dinding untuk pembagian tegel keramik.
  • Mengukur jarak-jarak dinding untuk lebar dan tinggi ruangan, serta bagian – bagian yang terpasang pada ruangan tersebut.
  • Berdasarkan data – data pengukuran kemudian membuat gambar kerja untuk pembagian pemasangan keramik dinding tersebut.

 Pelaksanaan pemasangan keramik dinding
  • Ukuran pemasangan keramik mengikuti gambar yang sudah dibuat sebelumnya sebagai acuan kerja.
  • Pada pelaksanaan keramik dinding sebaiknya, keramik lantai belum terpasang, sehingga nantinya mendapat nut yang segaris antara dinding dan lantai.
  • Pemasangan keramik harus padat dan rata sehingga tidak ada keramik dengan spesi kosong.
  • Membuat kepalaan keramik baik secara horizontal maupun vertikal mengikuti garis sipatan dan lot ketegakan yang telah dibuat sebelumnya.
  • Sebelum keramik dipasang, sebelumnya dinding dibasahi dahulu dengan air.

Syarat pemasangan keramik yang baik adalah
  • Nut garis keramik sejajar.
  • Perempatan nut keramik rapi.
  • Nut keramik dinding dan lantai menyambung.
  • Keramik tidak keropos
  • Pemasangan instalasi sanitair berada di antara nut keramik.
  • Warna keramik seragam karena meskipan satu merek jika waktu pembakaran keramiknya berbeda maka akan membuat warnanya kadang tidak sama.

Uraian diatas merupakan contoh pekerjaan pemasangan dinding keramik yang dalam pelaksanaanya dapat dilakukan bermacam inovasi sehingga dapat dihasilkan teknologi bangunan baru yang lebih praktis dan bagus :-)

Mandor Bangunan Mandor KONTRAKTOR PELAKSANA KONTRAKTOR PROFESIONAL MUDA KONTRAKTOR DI SURAKARTA KONTRAKTOR DI SOLO KONTRAKTOR DI SRAGEN KONTRAKTOR DI KARANGANYAR KONTRAKTOR DI BOYOLALI KONTRAKTOR DI SALATIGA KONTRAKTOR DI YOGYAKARTA KONTRAKTOR DI JOGYA KONTRAKTOR DI SEMARANG

Dinding Atau Kolom


Dinding Atau Kolom?

Ini adalah ilmu yang paling mantap yang pernah saya peroleh di tempat kerja saya yang pertama. Dalam sebuah diskusi, sang direktur bertanya kepada semua engineer, sebuah pertanyaan dasar, “What’s the different between column and wall?“. Beberapa orang memberikan jawaban sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing. Ada yang menjawab, “Column is intended to carry axial load, while lateral load dipikul ama wall“. Ternyata jawabannya kurang tepat.
Sebelum saya kasih tau jawabannya, ada kasus lain. Misalnya anda ketemu komponen struktur seperti gambar di bawah ini..
3dframe
pertanyaanya adalah.. struktur yang vertikal itu… kolom atau dinding?
Mungkin ada yang jawab dengan bermacam-macam istilah yang diberi bumbu, misalnya… kolom tipis, kolom langsing (ini tentu kurang tepat, walopun kita tau maksutnya), malah ada yang jawab itu adalah dinding pendek.
Nah, sebagai teknisi alias engineer, kita tidak perlu nebak-nebak lagi itu kolom atau dinding. Kalau saya disuguhi pertanyaan seperti itu, maka saya akan jawab “tidak tahu”. Saya harus tau dulu tulangannya seperti apa, baru saya bisa jawab itu kolom atau dinding.

That’s it! Perbedaan kolom dan dinding ada pada penulangannya. Mari kita tengok pelan-pelan.

…
Beton kuat menahan gaya tekan. Jika beton ditekan hingga mencapai kuat tekannya, maka beton itu akan hancur.
Tulangan baja mempunyai kuat tekan dan tarik yang jauh lebih besar daripada beton. Taruhlah beton mempunyai range kuat tekan rata-rata di antara 20 – 40 MPa (kira-kira 200-400 kg/cm2), sementara baja mencapai 240 MPa (2400 kg/cm2) untuk tulangan polos dan 400 MPa (4000 kg/cm2) untuk tulangan ulir. Tapi… luas penampang baja jauh lebih kecil sehingga kapasitas tekannya juga tidak akan sebesar kapasitas tekan beton.
Secara kasar bisa dibilang gini, setiap penambahan 1% luas tulangan terhadap luas beton, kapasitas aksial tekannya bisa ditingkatkan hingga 10%. Misalnya, ada kolom beton pendek ukuran 20cmx20cm, luasnya 400 cm2, dan kapasitas tekannya katakanlah 80000 kg (80 ton), kemudian ditambahkan tulangan seluas 4 cm2 (1%), maka kapasitas tekannya bisa mencapai 88 ton. Tapi… ada kondisi khusus yang harus dipenuhi agar tulangan bisa memberikan kontribusi sebesar itu.
Nah… coba kita simak simulasi berikut.
Ada kolom beton tanpa tulangan, diberi beban hingga beton tersebut hancur.

Di sisi lain, ada 4 buah tulangan pendek, posisi berdiri, bagian bawah dijepit, kemudian diberi beban di atasnya. Apa yang terjadi?

Tulangan tersebut tertekuk, bengkok, dan jatuh. Padahal bebannya tidak terlalu besar.
Sekarang… tulangan tersebut kita tanam ke kolom beton sebelumnya, tapi nggak pake sengkang. Trus, diberi beban lagi. Apa yang terjadi?

Tulangan tersebut akan berusaha untuk bengkok. Kalo menekuk ke arah dalam tentu susah karena isinya beton semua. Yang paling mungkin adalah menekuk ke arah luar, selimut beton lebih mudah didorong keluar.
Bagaimana caranya agar tulangan tersebut tidak berhamburan menekuk ke luar? Tulangan tersebut harus dikekang, diikat oleh sesuatu. (sesuatu banget…)
Apakah itu juragan?
Itu adalah sengkang alias ties. Tulangan tersebut harus diikat pada setiap jarak tertentu biar dia tidak menekuk ketika diberi beban tekan yang besar. Malah kalau bisa… tulangan tersebut harus bisa menahan tekanan/tegangan hingga mencapai tegangan lelehnya! Semakin rapat jarak sengkang, semakin besar kapasitas tekan tulangan tersebut.

Diberi beban yang sangat besar pun tulangan tersebut akan tetap berada pada posisinya sampai kolom itu runtuh (collapse).
…

Jadi, itulah sebenarnya fungsi utama dari sengkang kolom. Sebagai pengikat (ties) dan pengekang (confinement). Kalaupun ada gaya geser akibat beban lateral, perhitungannya sama kok dengan hitungan sengkang pada balok.
…
Nah.. sekarang.. mari kita intip penulangan wall alias dinding.
Dinding punya dua tulangan, tulangan vertikal dan horizontal. Tulangan vertikal sama fungsinya dengan tulangan vertikal pada kolom.
Tapi… tulangan horizontal… itu yang menjadi masalah.

Tulangan horizontal pada dinding tidak bisa memberi efek kekangan pada tulangan vertikal. Waktu memikul beban aksial, tulangan vertikal akan cenderung mendorong/mendesak tulangan horizontal. Sementara kedua ujung tulangan horizontal nggak ada yang nahan. Akhirnya…gagallah dinding tersebut.

Ceritanya bakal beda kalau tulangan horizontalnya diubah modelnya menjadi sistem ties/sengkang seperti gambar di bawah.

Coba perhatikan, sengkang terluar akan memberikan efek kekangan pada keseluruhan tulangan vertikal. Sementara sengkang tambahan yang kecil-kecil itu, akan memberikan tahanan ke arah samping, jadi tulangan vertikal nggak bisa bergerak bebas (menekuk) ke arah samping.
Jadi…. kata kunci dari pertanyaan di atas adalah… CONFINEMENT… alias kekangan pada tulangan vertikal. Itulah yang membedakan antara kolom dengan dinding. Kolom mempunyai kekangan pada semua tulangan vertikalnya, sementara dinding tidak. Itulah sebabnya kapasitas aksial tekan kolom lebih besar daripada kapasitas aksial dinding dengan ukuran dan penulangan vertikal yang sama.
Oiya… satu lagi. Apa sebenarnya istilah yang tepat untuk kolom yang penampangnya tipis seperti gambar pertama di atas? Saya belum tau apakah di SNI atau ACI pernah nyebut… tapi di Australian Standard, mereka menyebutnya dengan istilah… Blade Wall, yaitu kolom tapi tidak mempunyai confinement alias perilakunya mirip dengan wall. :)
Semoga bermanfaat.
by : http://duniatekniksipil.web.id/1190/dinding-atau-kolom/